TEPI
SEBUAH LAYAR
Ketika senja melabarkan sayapnya
Terpancar sinar kemerahan
Sungguh indah…
Dapat ku bayangkan jika engkau ada
Pasti suasana kan lebih berharga
Namun
kini keu telah di seberang
Yang
terlalu jauh untuk ku rengkuh
Ku
berusaha mengejar dengan layarku
Hingga
aku berlayar di tengah-tengah danau harapan
Meski aku berlayar di tengah danau
harapan
Begitu luas danau yang kan ku tempuh
Hati ini terasa tak pasti
Akan aku tujukan kemanakah dayungku
Namun…
Yang Pasti ku kan berlayar hingga ke
tepi
Walau kau pernah ucapkan sebuah
janji
Yang tak ku sadari janjimu tidak
setulus hati
Kini
ku nahkoda kapal tanpa penumpang
Mendayung
layar di atas kapal yang hampir punah
Kapalku
yang telah lama menunggu terhampas angin kebahagiaan
Dan telah
banyak diterpa badai kesengsaraan dan kesepian
Terasa ingin
tenggelam dalam-dalam
Tapi
Aku tetap bertahan berlayar hingga ke tepi
Hingga harapanku timbul dengan
hayalan
Semoga suatu waktu layarku yang
kosong aka nada penumpang
Namun dalam hayalku aku tersadar
Tak kan mungkin layar senista hamba
tak berdaya ini akan tertumpang
Aku tersadar dari hayalku dan
melanjutkan dayungku
Di tengah
kesepian harapku
Harapanku muncul kembali
Layarku kan ku ke tepikan
Pada sebuah pantai yang tak aku tahu
Meski rasa ini penuh perasaan Tanya
Raga ini penuh kesah menggebu
Namun aku percaya dayungku kan menunjukkan jala pada
Rasa cinta pada seseorang….
No comments:
Post a Comment