Tuesday, 10 June 2014

puisi TAK SAMPAI



TAK SAMPAI

Aku yang berwarna hijau
Sangat subur dan elok dipandang mata
Yang sedang mengemis simpati
            Berkedip mataku menatap indahnya melati
            Berharap akan datangnya pada kumbang

Namun tak kan mungkin melati putih nan indah
Hinggap mendatangi kumbang yang sedang terbang
Hanya harapku yang ku ucap
Semoga sang melati berkenan untuk aku hinggapi

            Kini melati telah kehilangan wanginya
            Sang kumbang yang kebimbangan beterbangan
            Kesana kemari mencari melati yang sedang subur
            Namun sia-sialah sang kumbang mencari

Ia hanya menemukan melati lain yang telah menjadi besar
Karena tertanam di tengah padang pasir yang begitu luas
Sang kumbang hanya bimbang dan bingung
Akan adanya melati
           
            Dalam benaknya hanya penuh tanya
            Apakah melati itu nyata
            Karena tak mungkin di tengah padang pasir yang ia temui
            Akan ada melati yang tumbuh subur

Sang kumbang menghampiri melati
Namun apalah daya sang kumbang telah kehabisan tenaga
Untuk terbang ke tengah padang pasir yang luas itu

No comments:

Post a Comment